Buka Musrenbang RKPD Tahun 2025, Pj Bupati Aceh Besar Fokus pada Kemiskinan dan Kesejahteraan Masyarakat

Aceh Besar (Selasa, 23/04/2024) – Setelah beberapa waktu lalu menggelar Musrenbang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Tahun 2025-2045, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar kembali menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2025 yang bertempat di Aula Gedung SMK Negeri 1 Al-Mubarkeya, Kecamatan Ingin Jaya. Musrenbang RKPD kali ini mengusung Tema “Memantapkan Reformasi Birokrasi, Pertumbuhan Ekonomi, dan Meningkatkan Pengembangan Kawasan Unggulan yang Berkelanjutan”.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar beserta jajarannya, Forkopimda, DPRK, Kepala Bappeda Provinsi Aceh, Unsur Bappeda Aceh Besar, seluruh Kepala Perangkat Daerah beserta Para Camat, Kepala Desa, Instansi Vertikal, Tokoh Masyarakat, Akademisi, Unsur Pendidik beserta Tenaga Kesehatan, Asosiasi Usaha, LSM, Perwakilan/Kelompok Perempuan, Penyandang Disabilitas, dan Pemangku Kepentingan terkait lainnya.

(Foto: Para Peserta Musrenbang RKPD Aceh Besar Tahun 2025)

Dalam pidato pembukaannya, Pj Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto,S.STP,MM menegaskan Pemkab Aceh Besar akan terus berupaya untuk melanjutkan program prioritas dalam rangka mensejahterakan masyarakat Kabupaten Aceh Besar. Untuk itu, diharapkan agar seluruh perangkat daerah dapat meningkatkan kinerja dalam melayani masyarakat sebagai aparatur yang juga abdi masyarakat, karena kinerja pelayanan adalah standar yang menjadi tolak ukur kepuasan masyarakat atas kinerja pemerintah daerah. Beliau juga menjabarkan Arah dan kebijakan penanggulangan kemiskinan, yaitu :

  1. Mengurangi beban pengeluaran dengan program PKH, Bantuan Tunai, Bantuan Anak Yatim, Pemberian Zakat dan Infaq;
  2. Meningkatkan pendapatan masyarakat dengan program pemberdayaan ekonomi dan peningkatan sumber daya manusia;
  3. Mengurangi kantong-kantong kemiskinan dengan cara melaksanakan operasi pasar; dan
  4. Menguatkan kapasitas penduduk miskin dan menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.
(Foto: Para Peserta Acara Menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Hymne Aceh)

Lebih lanjut, Muhammad Iswanto menyatakan program strategis Kabupaten Aceh Besar juga dilakukan untuk penanggulangan penggangguran terbuka dan penurunan angka stunting. Menurutnya, Pemkab telah menetapkan 4 (empat) prioritas pembangunan Aceh Besar pada Tahun 2025, yaitu:

  1. Meningkatkan pertumbuhan ekonomi untuk mengatasi kemiskinan dan kemiskinan ektrem;
  2. Peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang berdaya saing;
  3. Memperkuat insfrastruktur untuk mendukung pelayanan dasar yang terintegrasi dan berwawasan lingkungan; dan
  4. Reformasi birokrasi tata kelola pemerintahan keistimewaan Aceh.

“Ke 4 (empat) prioritas pembangunan tersebut telah sesuai dengan Arah kebijakan Rencana Pembangunan Daerah (RPD) Tahun 2023-2026, yang menekankan pada pengembangan infrastruktur strategis sesuai potensi wilayah dan penataan birokrasi yang efektif dan efisien berbasis teknologi informasi” tegas Iswanto.

(Foto: Pembukaan dan Sambutan Oleh Pj Bupati Aceh Besar, Ketua DPRK, dan Kepala Bappeda)

Ketua DPRK Aceh Besar Iskandar Ali,S.Pd,M.Si menyambut baik rencana kerja pemerintah Aceh Besar pada tahun 2025, dengan menyampaikan pentingnya keberlanjutan pembangunan bagi Aceh Besar di tahun depan. “Nilai tukar Rupiah terhadap Dollar sudah sangat tinggi, jadi harus bersama-sama untuk menjaga keberlangsungan ekonomi masyarakat” ujarnya.

Selanjutnya, Kepala Bappeda Aceh Besar Rahmawati,S.Pd,M.Si menyampaikan penyusunan RKPD Aceh Besar Tahun 2025 telah sesuai prosedur Permendagri Nomor 86 Tahun 2017 yang menyatakan bahwa tahapan musrenbang RKPD merupakan tahapan untuk menyepakati prioritas, arah kebijakan, dan target capaian indikator pembangunan daerah untuk tahun 2025. “RKPD Aceh Besar Tahun 2025 wajib menjadi acuan pelaksanaan pembangunan pada tahun 2025, dan tidak boleh keluar dari koridor (RKPD) tersebut” jelasnya.

(Foto: Para Narasumber Kegiatan Musrenbang RKPD Aceh Besar Tahun 2025)

Kegiatan ini juga menghadirkan 3 (tiga) orang narasumber dari Akademisi dan Bappeda Provinsi Aceh. Pada kesempatan ini, Kepala Bappeda Provinsi Aceh yang diwakili oleh Kabid Penelitian dan Pengembangan Dr.Ir.Ema Alemina,MP ikut memaparkan arah kebijakan dan strategi pembangunan Aceh yang terintergrasi dengan program pembangunan di Kabupaten Aceh Besar pada tahun 2025 mendatang.

Adapun akademisi yang di undang sebagai narasumber pada acara ini, yaitu Dr.Muhammad Abrar,SE,M.Si dan Dr.Wiratmadinata,SH,MH yang masing-masing menyampaikan paparannya tentang strategi penanggulangan kemiskinan Aceh Besar, serta tantangan perencanaan dan perspektif imajinasi data untuk pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development). Kegiatan tersebut diakhiri dengan sesi diskusi interaktif yang memberikan wawasan dan pengetahuan terkait kondisi Aceh Besar sampai dengan sekarang ini.

Check Also

Pemkab Aceh Besar Gelar Musrenbang RPJPD Tahun 2025-2045

Kota Jantho (Kamis, 18/04/2024) – Dalam rangka mewujudkan Indonesia Emas pada Tahun 2045, Pemerintah Kabupaten …

Tinggalkan Balasan