Wednesday 22nd November 2017

Aceh Besar Gelar Rakor Pengarusutamaan Gender

berita_111874_800x600_Rakor_bkspp)

KBRN,   Kota Jantho, Perencanaan dan penggaraan responsif gender bukan suatu proses yang terpisah dari sistem perencanaan dan penganggaran, namun juga pelengkap dalam menyusun dokumen perencanaan strategis serta dokumen rencana kerja dan anggaran di daerah. Penegasan itu disampaikan Sekdakab Aceh Besar Drs H Jailani Ahmad MM membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Kelompok Kerja Pengarusutamaan Gender dan Focal Point SKPD di Aula Bappeda Aceh Besar, Rabu (14/10).  “Hal penting pada penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah adalah mewajibkan untuk menggunakan analisis gender dalam menyusun kebijakan strategis dan kebijakan operasional,” ujarnya.. Pengarusutamaan Gender, kata Jailani Ahmad, adalah stratgei yang dibangun untuk mengintegrasikan gender menjadi satu dimensi integral dari perencanaan, penyusunan, pelaksanaan, pemantauan, dan evaluasi atas kebijakan dan program pembangunan  nasional. Hal tersebut ditujukan untuk mencapai keadilan dan kesetaraan gender yang merupakan upaya untuk menegakkan hak-hak perempuan yang sama dan penghargaan yang sama dalam bernegara, berbangsa, dan bermasyarakat. Pelaksanaan Pengatusutamaan Gender merupakan strategi untuk memastikan perempuan dan laki-laki mempunyai akses yang sama terhadap sumber daya dan dapat berpartisipasi dalam proses pengambilan keputusan. Kecuali itu juga memiliki kesempatan dan peluang yang sama dalam melakukan kontrol serta memperoleh manfaat yang sama terhadap pembangunan yang sedang giat-giatnya dilaksanakan saat ini. “Untuk itu agar Pokja dan Focal Poin SKPD selaku peserta Rakor dapat mengikuti acara tersebut dengan serius dan dapat melakukan perubahan-perubahan sesuai dengan yang diamanahkan dalam peraturan dan perundang-undangan yang berlaku,”harap Jailani Ahmad.. Kepala Badan Keluarga Sejahtera, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (BKS PP PA) Aceh Besar Drs Affandi menjelaskan, Rakor sehari tersebut diikuti 50 orang peserta dari SKPD dan pejabat terkait lainnya. Sedangkan narasumber yang tampil adalah Sekdakab Aceh Besar Drs H Jailani Ahmad MM, pejabat kementerian Pemberdayaan Perempuan Republik Indonesia Drs Dermawan MSi (Strategi Percepatan Pelaksanaan Pengarusutamaan Gender di Kabupaten Aceh Besar). Berikutnya Drs Surya Rayendra (Kepala Bappeda Aceh Besar) yang menyampaikan materi tantangan dan hambatan pelaksanaan perencanaan Pengarusutamaan Gender di Aceh Besar.(Syahril)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply